Part I
Hari pertama ku bergabung dengan PMR
Dengan gontai dan tidak bersemangat,kuayunkan kaki ini untuk mengikuti kegiatan pertama di PMR, itulah pertama kali aku melihatmu, Seorang yang berparas lembut namun berkarakter. mata sayumu membuat lidahku kelu, tutur katamu mengalir begitu menghargai lawan bicara namun tegas. Tepat disaat itu pula percikan rasa yang tidak terdefinisi mulai menelisik ruang-ruang kosong.

