Hari sabtu di akhir tahun 2004 ketika dibelahan dunia lain salju sudah mulai turun, keceriaan akan libur panjang sudah mulai menanti. Sedangkan aku terjebak disini berkutat dengan kegiatan sekolah yang tidak kenal tanggal merah, berpeluh dibawah teriknya panas matahari.
Kemudian,
"Komando saya ambil alih!"
aku yang mematung bersikap tegap sempurna melihat lurus kedepan tanpa bisa menolehkan kepalaku ke arah sumber suara, Khawatir akan mendapat teguran dari para senior dan pembina, lirikan mata mulai liar ke kiri ke kanan untuk mencari sumber suara dengan posisi tetap tegap sempurna.
"istirahat di tempat, grak!"
Tapi tanpa aku harus menoleh pun aku hafal suara siapa itu.
"capek adik-adik sekalian?"
Suaranya tegas namun ada kesan kelembutan disetiap huruf yang dia ucapkan.
"capeek"jawaban kompak
"baik, silahkan duduk"
"terimakasih kak" kami serempak menjawab
Pembina pun mengambil alih komando dan menyampaikan esensi dari latihan baris berbaris. Mulai dari kedisplinan terhadap diri sendiri hingga kekompakan sebuah tim, ditengah kakak pembina sedang asyik menyampaikan petuahnya, tiba-tiba kepalaku berputar hingga 360 derajat, pandanganku mulai kabur, diri serasa melayang dan lalu semuanya gelap! aku yang hanya seorang gadis ringkih, yang memang jarang mengikuti aktivitas fisik, 3 jam lebih dijemur di teriknya sinar matahari terik itu ternyata melebihi batas daya tahan tubuhku. Aku tak sadarkan diri.
Gelap, Panas..
dimana aku?!
Cahaya apa itu, berlari aku mendekatinya
Semakin dekat..semakin dekat
Semilir angin sejuk menyentuh kulitku
Dingin nyaman
Tiba-tiba ada bau yang amat menyengat hidungku
Bau apa ini?!
"Hai ..sudah bangun kah?"
Aku yang masih sayup-sayup setengah tersadar dari ketidaksadaranku.
"mmhh..di dimana ini?"manjaku
"kamu ada di UKS anti"
Perlahan dengan sulit kubuka mata ini, berat amat berat, awalnya pandanganku kabur, namun perlahan mataku dapat terbuka sempurna dan penglihatanku mulai pulih, dan betapa terkejutnya aku dia...dia..dia ada tepat ada di depanku, jarak kami tidak lebih dari 1 meter. Sontak aku panik, seluruh kesadaranku tiba-tiba pulih, rasa lemas itu pun tergantikan dengan derasnya aliran adrenalin yang mengalir dalam tubuhku. wajahku yang pucat pasi berganti menjadi merah mendidih. Degupan jantung makin keras..berfrekuensi tinggi layaknya irama penabuh drum dalam musik Rock.
Tuhan..jagalah jantung ini tetap di tempatnya
"eh..
Kak Galih..kenapa anti ada di UKS kak" tanyaku dengan suara parau khas bangun tidur
"iya kamu tadi pingsan, hampir 3 jam kamu tak sadarkan diri"
"ti..tiga jam kak?"serakku sambil menelan ludah
"iya, makanya terpaksa aku beri kau revanol, iya itu obat yang mempunyai bau khas amonia, emmang biasa digunakan untuk menyadarkan orang yang sedang tidak sadarkan diri, kau tahu itu kan, sepertinya pernah di bahas pada minggu lalu"
Apalah ini, aku yang baru pulih dari ketidaksadaran diri, tiba-tiba mendapat ceramah tentang revanol..Tuhan mahluk yang engkau ciptakan bernama lelaki ini memang kurang perasa.
"i..iya kak, anti paham kok, lalu siapa yang membawaku kesini?'
"Aku"
"HAH!..k..kk..kakak yang bawa anti kesini? di gendong kakak?"
Degupan jantung makin terasa ingin lepas dari dada ini, sesak, senang, bercampur aduk, Tuhan kejutan apa yang ingin kau sampaikan padaku hari ini, Aku tidak pernah meminta banyak, berbicara dengannya saja walau hanya 2 patah kata sudah cukup bagiku, ini dia menggendongku membawaku menuju Ruang kesehatan. Entah apa yang ingin kuucapkan terima kasih tuhan.
"iya aku yang menyuruh senior wanita untuk menggendongmu kemari"
"o..o..ohh" Nada kurang tertatik
Tuhan kenapa kau menciptakan mahluk yang bernama laki-laki
"lalu kakak-kakak dan teman-teman yang lain kemana?'
"sudah pulang"
"kakak pembina?"
"sudah pulang juga" nada sekenanya
"tega sekali mereka meninggalkanku disini sendiri"
"kan ada aku" nada seenaknya
Serasa ada aliran listrik menyengat
Dunia bagai terjungkat
Terbalik dan tersengat
Tiga kata sederhana
kau lontar sekenanya
untukku artinya tak pernah sederhana
menjebol lubang kecil menjadi menganga
Tersipu ku
malu ku
bahagia ku
Kisah ini akan dilanjut di episode ke empat..semoga ada yang setia ngikutin ya..
o iya mohon masukkannya sungguh deh :D
Part IV