Senin, 04 November 2013

Sebuah inspirasi keluarga dan lelaki sejati

Tulisan diawal bulan #LOVEmber

sebuah tweet yang dikumpulkan dari akun @tonyraharjo

1. semua berjalan dg indah saat masing2 paham dg kewajibannya, perbedaan karakter bukan mjd masalahnya #inspirasikeluarga 

2. pernikahan bkn sekedar mencari yg cocok dari kt,tp prnikahan ad mncoba mengerti hak dan kewajibamn kt #inspirasikeluarga 

3. Tugas kita adalah lakukan hak dan kewajiban dg baik,ikhlas menjalankannya tnp keluh, maka indahnya pernikahan akan terasa #inspirasikeluarga

4. Suami melakukan tugasny mencari nafkah tnp keluh,istri mendidk anak dan mnjaga harta suami tnp caci,insyaallah kt bs hadirkan surga didunia #inspirasikeluarga

5. pernikahan yg 'sehat' menurut agama ad/prnikahan yg tak kehilangan fitrahnya, yaitu suami sbg imam,istri makmum, jk itu terbalik berkahkah? #inspirasikeluarga

6.imam bukan berarti dominan 100% dan arogan, tapi tegas menjaga istri dan anak2nya dari api neraka #inspirasikeluarga

7. Kesabaran dlm pernikahan itu niscaya.krn kt menikah dg org yg jauh luarbiasa krakter&kebiasaannya. tp jk diniatkan surga, maka pahala u/kt #inspirasikeluarga

#lelakisejati 

1. #lelakisejati ad/sosok yg bahunya tegap,mmpu menopang beban berat yaitu melindungi keluarganyan dr dahsyatnya api neraka. #inspirasikeluarga

2. maka ini bkn smbarang tugas, karena surga-neraka istri kt ditangan #lelakisejati kita nahkodanya. sekali salah arah, sesatlah keluarga kita tnp arah #inspirasikeluarga

3. ini ad/ tulisan istri sy @Melly_ummukahla dibuku 'Ajari Anakmu Cinta" ttg #Lelakisejati, sy hadirkn u/ingatkan sy kmbl ttg tgs sy sbg suami

4.Lelaki sejati adalah lelaki yang bahunya tegap karena ia memiliki harga diri untuk dirinya maupun agamanya #lelakisejati

5. Sehingga ia akan menjadi sangat pemberani dalam mengarungi lautan kehidupan yang penuh badai #lelakisejati

6. Membela hak-hak diri dan keluarganya Membela agamanya jika diinjak-injak kaum durjana #lelakisejati

7. Lelaki sejati adalah lelaki yang wajahnya tegas karena ia memiliki wibawa dan kehormatan #lelakisejati

8. #lelakisejati tidak pernah ragu mengambil keputusan untuk diri dan keluarganya Tak pernah pula membawa diri dan keluarganya dalam kebimbangan

9. Lelaki sejati adalah lelaki yang datang dengan keimanan Menawarkanmu hidup untuk berjuang dalam kebaikan #lelakisejati

10. ukan sekedar mengiming-imingimu dengan harta, uang, dan apapun standar kekayaan yang dicanangkan orang #lelakisejati

11. Dan lelaki seperti ini akan mengajak kahla bersyukur jika harta itu ada Dan bersabar serta berikhtiar jika harta itu belum kita punya #lelakisejati 


Mari semarakkan #LOVEmber dan #JOSS 

Dan teruntuk Jodoh Dunia akhirat ku kelak siapapun dirimu, dimanapun dirimu saat ini, aku memang bukan lelaki sempurna, hartawan maupun rupawan. 
Saat ini aku hanya aku tidak lebih dan tidak kurang namun sedang berusaha menjadi yang terbaik bagimu dan anak-anak kita kelak. 

yuuk..yaak..yuuukk
Salam Hangat dan salam cinta di bulan cinta
#LOVEmber :))

Rabu, 30 Oktober 2013

OBAT ITU BERNAMA : SYUKUR, SABAR DAN SHALAT MALAM




Qumillail ya habibati...

Wake up honey...
Bangun sayang...
Udah jam tiga nih...
Ditungguin tuh ama Allah dari tadi,
Mau setoran engga ?
 

Kalimat singkat itu adalah SMS yang dikirimkan Ahmad kepada istri
tercintanya hampir setiap dini hari menjelang terbit fajar ketika ia
bertugas diluar kota. Ada penyesalan yang mendalam bila kehidupan malam
terlewatkan oleh mereka begitu saja tanpa curhat, berkeluh-kesah,
bermunajat, mengharap dan memohon kepada Sang Penguasa jagat, Sang Pemberi
maaf dan Penerima taubat, kepada Sang Pengasih dan Penyayang. Serasa nikmat
bila sedang terjaga dimalam hari tatkala banyak orang tidur dengan lelapnya.
Kenikmatan itu mungkin takkan mereka rasakan bila Allah tidak menguji
terlebih dahulu dan kemudian Dia selalu menyayangi dan membimbing mereka
kejalan-Nya.

Kamis, 24 Oktober 2013

I K H L A S

Arti ikhlas dalam versi KBBI 

ikh·las a bersih hati; tulus hati: memberi pertolongan dng --; mereka benar-benar --; 

untuk bisa lebih memahami ikhlas mungkin semua tergambar pada doa dalam salat istikharah dibawah ini :


"Allaahumma, innii astakhiiruka bi’ilmika, wa astaqdiruka biqudratik. 

Wa as-aluka min fadhlikal ‘azhiimi, fa innaka taqdiru wa laa aqdiru, wa ta’lamu wa laa a’lamu, wa anta ‘allaamul ghuyuub. 

Allaahumma, in kunta ta’lamu anna haadzal amra khairul lii fii diinii wa ma’aasyii wa ‘aaqibati amrii, faqdurhu lii, wa yassirhu lii, tsumma baarik lii fiih. 

Wa in kunta ta’lamu anna haadzal amra syarrul lii fii diinii wa ma’aasyii wa ‘aaqibati amrii, fashrifhu ‘annii, washrifnii ‘anhu, waqdur liyal khaira haitsu kaana, tsumma radhdhinnii bih."

Artinya : 

Ya Allah, sesungguhnya aku memohon pilihan [yang tepat] kepada Engkau dengan ilmu [yang ada pada]-Mu, dan aku memohon kekuasaan-Mu [untuk menyelesaikan urusanku] dengan kodrat-Mu.
Dan aku memohon kepada-Mu sebagian karunia-Mu yang agung, karena sesungguhnya Engkau Mahakuasa sedangkan aku tidak berkuasa, dan Engkau Mahatahu sedangkan aku tidak tahu, dan Engkau Maha Mengetahui perkara yang gaib.
Ya Allah, sekiranya Engkau tahu bahwa urusan ini lebih baik untuk diriku, agamaku, dan kehidupanku, serta [lebih baik pula] akibatnya [di dunia dan akhirat], maka takdirkanlah dan mudahkanlah urusan ini bagiku, kemudian berkahilah aku dalam urusan ini.
Dan sekiranya Engkau tahu bahwa urusan ini lebih buruk untuk diriku, agamaku, dan kehidupanku, serta [lebih buruk pula] akibatnya [di dunia dan akhirat], maka jauhkanlah urusan ini dariku, dan jauhkanlah aku dari urusan ini, dan takdirkanlah kebaikan untukku di mana pun, kemudian jadikanlah aku ridha menerimanya"
 ________________________________________________________________________________

i think.. Ikhlas itu berbentuk rasa, rasanya ikhlas itu adalah rasa saat membayang kan mendapat atau tidak mendapat  berada di posisi yang sama. Artinya siap menerima dan siap melepas , siap mendapat atau siap tidak mendapat, memposisikan diri pada posisi 'nol' dengan menyerahkan semua keputusan, harapan, keinginan dan cita-cita  hanya kepada Dzat yang maha Berkuasa dan Maha Tahu. Ikhlas adalah perpaduan antara 'pasrah' dan 'nerimo'. 

                                 - Jodoh itu datang di titik terikhlas kita - anonymous 
                                
                             










Rabu, 23 Oktober 2013

Menanti



Masih tentang rasa
Menanti adalah perkara rumit
Bosan 
Jengah
Tak pasti!

Aneh, untukmu

Semua berubah
Sederhana
Menenangkan
Penantian tak seseram apa yang terbayang

Karena kuyakin kamu untukku

Nb: terlintas rasa melihat foto ini mungkin itu yg dirasakan sang model *sekali lagi, mungkin*

*repost FB

Satu Pasang itu Dua, tapi Dua Belum Tentu Satu Pasang

satu pasang itu dua, tapi dua belum tentu satu pasang 

Lihat sendal satu kanan , satu lagi kanan; itu dua tapi mereka bukan sepasang
Pasangan itu berbeda. Justru karena berbeda mereka berpasangan
Lihat sepatu sebelah kiri, satu lagi sendal sebelah kanan dua tapi mereka bukan sepasang
Pasangan itu haruslah sama 

aku laki-laki dan kamu perempuan
aku begini, kamu begitu 
kita berbeda, jelas berbeda 
lihat aku sebagai satu dan kamu sebagai satu
kita sama

mungkinkah aku dan kamu satu pasang?

#tsahhh
#uyee
#kemudianngeloyor

Rabu, 02 Oktober 2013

Mendurhakai Anak

Oleh Mohammad Fauzil Adhim
Seorang laki-laki datang menghadap Umar bin Khaththab. Ia bermaksud mengadukan anaknya yang telah berbuat durhaka kepadanya dan melupakan hak-hak orangtua. Kemudian Umar mendatangkan anak tersebut dan memberitahukan pengaduan bapaknya. Anak itu bertanya kepada Umar bin Khaththab, “Wahai Amirul Mukminin, bukankah anak pun mempunyai hak-hak dari bapaknya?” . “Ya, tentu,” jawab Umar tegas. Anak itu bertanya lagi, “Apakah hak-hak anak itu, wahai Amirul Mukminin?”. “Memilihkan ibunya, memberikan nama yang baik, dan mengajarkan al-Qur’an kepadanya,” jawab Umar menunjukkan. Anak itu berkata mantap, “Wahai Amirul Mukminin, sesungguhnya ayahku belum pernah melakukan satu pun di antara semua hak itu. Ibuku adalah seorang bangsa Ethiopia dari keturunan yang beragama Majusi. Mereka menamakan aku Ju’al (kumbang kelapa), dan ayahku belum pernah mengajarkan satu huruf pun dari al-Kitab (al-Qur’an). “Umar menoleh kepada laki-laki itu, dan berkata tegas, “Engkau telah datang kepadaku mengadukan kedurhakaan anakmu. Padahal, engkau telah mendurhakainya sebelum dia mendurhakaimu. Engkau pun tidak berbuat baik kepadanya sebelum dia berbuat buruk kepadamu.”

Senin, 30 September 2013

Tentang Rasa September


September













Senja Di akhir September
- A K U-

Refleksi diri

Bismillahirrahmanirrahiim

hi Blog, long time no see ;p 
actually a lot of posts that became only...draft hundreds maybe.. sorry 



ah mau berbagi hikmah sedikit tentang beberapa hari ke belakang... unik, untuku hikmahnya banyak..

Kemarin (atas izin Alloh)  dipertemukan dengan salah satu komisaris dari suatu perusahaan. dan (atas izin Alloh) aku dimintai tolong untuk dapat mengantarkan beliau pulang dari pabriknya (maklum jarak pabrik ke rumahnya kurang lebih sekitar 120 Km) sehingga dia enggan untuk mengendarrai kendaraannya sendiri, beliau lebih memilih untuk menggunakan angkutan umum (kesan pertamaku beliau sangat low profile untuk seorang komisaris)

Aku mulai membuka pembicaraan dengan mengenalkan nama, dan pembicaraan itu berlanjut mengalir bagai air sehingga 15 Km pertama tak terasa tapi aku harus menghentikan perjalanan dan pembicaraan untuk menunaikan shalat ashar. 

Beliau dengan pelan menegur dengan lembut dik, kenapa tadi kamu enggak solat di pabrik saja? 
lalu saya pun kikuk menjawab iya pak, saya tidak enak hati untuk menumpang solat disana,

seakan mengerti beliau hanya tersenyum, dan mempersilakan saya untuk solat sedangkan beliau hanya menunggu diluar (ah betapa tidak sopannya saya) tapi memang hal itu tetap harus saya lakukan kewajiban saya terhadap Alloh juga tak boleh ditunda lebih lama lagi.

Seusai solat aku mulai banyak berbicara kesana- kemari.  iya begitulah, terkadang aku sering merasa kesepian mengarungi jalanan yang membentang, membelah lautan mobil-mobil.  Saat itu aku hanya merasa senang bahwa aku mempunyai teman seperjalanan. Sungguh aku lupa dengan siapa aku duduk bersebelahan. Aku terlalu senang mendapatkan teman baru.

Dia mulai berbicara dan membuka diri, menceritakan pengalaman - pengalamannya, aku sibuk menyetir, sibuk dengan ceritaku, sibuk dengan Aku dan tidak menaruh interest pada ceritanya. hmm diperjalanan aku sering sekali mendebat apa yang ia katakan, yah menyatakan ketidak setujuanku tanpa tedeng aling-aling. yah mengalir dan mendebat seakan kita adalah satu linting. Untukku yang mulai sadar saat ini itu adalah hal yang salah. seakan melupakan ajaran tatakrama yang sering diajarkan oleh ibu dan bapak dirumah. ah sesal itu memang selalu diakhir. yang yang aku ingat adalah dia seorang pensiunan di AD, dan beliau juga  bercerita bahwa beliau adalah seorang dosen di SESKO AD dengan gelar Master yang pernah berkuliah di ITB dan UGM.   

Tercekat malu ku, ketika dia berbicara background dirinya.. kenapa karena yang kudebat dan kubantah dengan semua argumen cetekku adalah seorang dengan tingkat ilmu yang lebih dan jauh melebihi aku. bukan soal inferioritas, tapi yang kusesalkan adalah pemilihan kata yang kugunakan untuk menanggapi respon yang ada. ingat pesan aa gym " teko akan mengeluarkan apa yang ada di dalamnya, jika didalam teko itu kopi maka yang keluar dari teko pun kopi" 

yah tulisan ini adalah sebuah refleksi logis dari apa yang sudah terjadi, bentuk sebuah pencerminan diri atas akan apa kurangnya kontrol dalam diri. Beruntung kali ini aku bertemu dengan seorang dosen Angkatan Darat, yang merangkap jadi seorang komisaris dengan  tipe orang yang terbuka, lembut dan low profile. 

Lega rasanya ketika beliau menyampaikan bahwa "saya menikmati obrolan tadi dik, kapan-kapan mampirlah kerumah jika ada waktu" walaupun memang mungkin yang beliau katakan adalah sebuah basa-basi dari pengakhir percakapan. setidaknya itu mengurangi rasa yang mengganjal dihati.

Lucunya aku tetiba mengingat percakapan dengan beliau saat ini yang pada saat itu tak kusimak : 

" Dik menikahlah.. janganlah kau menunda, janganlah kau takut, rejeki itu semuanya akan datang mengalir seiring sejalan, contoh saya. saya menikah dengan gaji sebagai perwira yang saat itu hanya Rp 38.000 sedangkan kebutuhan hidup dan harga rumah sudah mencapai Rp200.000. Saya diberi wejangan yang tidak akan pernah saya lupa oleh paman saya yang seorang professor. Memang awalnya pahit tapi jalani saja, rejeki itu mengalir kok sungguh, setelah menikah gaji naik,lalu singkat cerita saya ditawari rumah namun jaraknya jauh dari tempat kerja saya, tapi saya memutuskan mengambil rumah itu, rumah yang terletak di daerah jakarta timur sedangkan saya bertugas di Jakarta utara yang waktu itu belum ada jalan tol, belum ada mobil hanya bermodal angkutan umum. pahit memang tapi toh Alhamdulillahnya istri tidak pernah kelaparan. lalu ketika punya anak ada saja rejekinya, ketika saya ingin kuliah eh disekolahkan di ITB lalu lanjut di UGM, lalu ada tambahan lagi menjadi dosen di tempat sekarang, Dik Menikahlah jika memang sudah ada calonnya, saya bingung dengan anak muda yang terlalu berpikir ini itu, menimbang ini dan itu..lakukan saja..menikah lah..toh apa yang hitungan manusia tidak akan melulu tepat dalam kehidupan ini, contoh ceirta saya tadi bagaimana mungkin gaji Rp38.000 bisa memberi makan 2 mulut.. ada hitungan misterius yang selalu bekerja, tapi yang kauperlukan adalah tahan menghadapi semua, dan menjalaninya dengan sabar." 

"Dik positiflah terus menjadi orang karena Tuhan akan mengabulkan apa yang kamu impikan.." 
yah lalu kutimpali "betul pak Tuhan akan menyesuaikan dengan apa yang hambanya citrakan teringat suatu hadits 'ana inna dzonni abdi bi', maka jika kita harus senantiasa berbaik sangka atas putusan Tuhan.


Perjalanan dawuan - tangerang 
Tentang Rasa September

Senin, 22 Juli 2013

Doa ku pada Mu Rabbku

Ya Rabb.. 

Jika masih ada sedikit kebaikan dariku dan Kau menganggapku telah pantas,
Datangkanlah seseorang yang akan menjadi partnerku mengarungi dakwah ini.
Aku tahu, masih banyak kelemahan diri.
Jika masih ada sedikit kebaikan dan jika apa yang kujaga dari rasa ini, mendatangkan keridhoan-Mu,
Kumohon, datangkanlah padaku 1 dari sekian mujahidah-Mu 
yang mungkin tak pernah ku kenal sebelumnya,
Yang entah dimana, 
yang datang dari jauh, 
yang mungkin aku bahkan tak pernah mendengar namanya.
Sebab, aku ingin mencintainya dengan apa adanya dan berharap dia pun begitu.
Datangkanlah dengan cara yang bersih dan sederhana..
Jika ia jauh, maka dekatkanlah.
Jika ia telah dekat, maka sampaikanlah waktunya.
Rabbi..Engkau Maha Tahu dia ada.
Jika ia ada dan Engkau anggap aku telah pantas..
Datangkanlah qawwam itu..
Yang aku dan dia akan menyempurnakan setengah dien..
Amin..

NB : Pesan dari seorang teman yang aku mencintainya karena Alloh karena kami dipertemukan di jalan da'wah, 
Buat ibu Ozon selamat atas berkahirnya #penantian dan terima kasih kirimannya, sungguh menyejukkan dan menentramkan ,BTW  Setelah kupikir aku akan share ini di Blogku karena doa ini dahsyat dan tulus, khalayak harus banyak yang tahu apalagi yang sedang dihinggapi penyakit 'Hamm' a.k.a galau  
semoga doa ini membantu dalam bersabar #menanti dan #mencari #JodohDuniaAkhirat

Rabu, 10 Juli 2013

Hikmah

dok. pribadi


Bismillahirrahmanirrahim..

Lekukan, garis, titik yang tersusun sedemikian rupa sehingga memberi arti, lalu perintah tanda baca, memantul, dipanjangkan, lebih dipanjangkan, mendengung, harus dibaca jelas  adalah contoh rambu-rambu yang harus ditaati agar makna dan arti tidak melenceng .oh iya belum lagi pengucapan huruf yang asing, sifat dari suatu huruf, bagaimana cara dia dikeluarkan, darimana suara itu berasal, nafasnya berhembus atau ditahan, posisi lidah ..terkesan ruwet, ribet  iya.. begitulah Alloh menciptakan Al Qur'an. dan itulah keistimewaan Al Quran dibanding kitab suci yang lain, yang ditiap huruf ada makna dan di setiap panjang pendek ada arti yang bisa membedakan. Allohuakbar

Hari ini puasa kedua bagiku.. saat yang tepat untuk mencoba akrab kembali dengan panduan hidup yang sering dilupakan. bahkan harus mulai menghalau debu yang menutupi panduan hidup.. ah malu rasanya.
bulan ini aku menjadi lebih bercermin ternyata aku jauh dari panduan hidupku, wajar jika banyak salah arah, wajar ketika diri sering terjebak dalam kondisi sempit dan tersesat atas pilihan diri .. Robbi..ampuni hambamu ini

kumulai bersuci, kuambil kembali buku cinta yang sudah lapuk dan tersimpan disudut mati kamar. kubuka kertas yang sudah mulai menguning itu. kubaca doa agar dijauhkan dari godaan syeitan. lalu aku mulai menyebut nama Robb ku, Penciptaku, Penggengamku, Dzat yang mencintaiku melebihi dari kasih seorang ibu terhadap anaknya. Robb akulah hambaMu, ciptaanMu yang lemah, dhoif dan penuh khilaf.

tak terasa bibir mulai bergerak, pita suara mulai bergetar. Tak terasa mulai kulantunkan rangkaian lekukan, garis, dan titik yang berpadu indah bercipta harmoni. ah inilah bentuk Cinta dari Alloh untuk hambanNya., Harmoni yang begitu syahdu. bayangkan jika dari surat awal ada huruf yang diganti, keharmonian itu akan hilang, rusak. makna yang terjalin pun akan kacau, atau bahkan letak tanda baca panjang pendek dirubah, sungguh keharmonian irama akan hilang. mengutip perkataan seorang sufi" Musik yang paling indah adalah suara tilawah Al qur'an" 

Pernahkah terasa ketika mendengar bacaan tilawah  (misal : dari imam masjid haram  Syeikh Al Ghomidiy), dada rasa bergetar, bulu kuduk berdiri, rasa haru, rasa  sedih dan rasa gembira terlukis jelas dalam guratan hati ? atau minimal bertanya perasaan apa ini? arti dan maknanya pun aku tak mengerti. maka tak heran jika seorang sufi mengatakan musik yang paling indah adalah suara tilawah al qur'an.

Kubaca perlahan, kuteruskan, kuberhenti, ku baca terjemahan dari apa yang kubaca, berusaha masuk, berusaha memahami. 


فَاذْكُرُونِي أَذْكُرْكُمْ وَاشْكُرُوا لِي وَلَا تَكْفُرُونِ  [البقرة : 152]
“ Maka ingatlah kepada Ku, niscaya Aku akan ingat kepadamu ,Bersyukurlah kepada    Ku  ,Dan janganlah kamu  ingkar kepada Ku “. ( Qs. Al Baqarah : 152)  

Tersedak ku berhenti, kutatap lamat-lamat arti dari ayat yang kubaca, ku baca artinya berulang-ulang , bukan untuk memahami tapi proses untuk meruntuhkan ego yang sudah berkarat, ego yang sudah mengakar, perasaan sombong, ego yang tak ingin salah. 

ku berkaca, Sungguh arti ayat ini menampar hati yang gersang, betapa sering ku alpa. sering kulupa Robb yang mencipta diri ini. Betapa sering ku ingkari janji yang telah kuucap di alam ketika rohku akan ditiupkan pada seonggok daging yang baru mulai berbentuk. 

Namun Alloh tak juga meninggalkanku, Alloh tak lantas menjatuhkan azab padaku. Alloh masih mengurusku, memberiku oksigen untuk dihirup, memberiku nikmat panca indera yang alhamdulillah Alloh ciptakan lengkap. Sungguh Kasih sayang Alloh melibihi kasih sayang ibu pada anaknya.

DOA
kepada pemeluk teguh

Chairil Anwar

Tuhanku
Dalam termangu
Aku masih menyebut namamu

Biar susah sungguh
mengingat Kau penuh seluruh

cayaMu panas suci
tinggal kerdip lilin di kelam sunyi

Tuhanku

aku hilang bentuk
remuk

Tuhanku

aku mengembara di negeri asing

Tuhanku
di pintuMu aku mengetuk
aku tidak bisa berpaling

13 November 1943

Sumber : http://www.karyapuisi.com/2010/04/doa.html#ixzz2YbrVGq38